Tes Swab, Kini Lumajang Hanya Butuh 2 Jam

Bupati Lumajang bersama Kadinkes Lumajang saat Meninjau Langsung TCM di RSUD dr Haryoto Lumajang

CAKRAWALADESA.COM, Lumajang - Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam melakukan Tes Swab harus melalui Laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKL-PP) yang ada di Surabaya. Melalui laboratorium tersebut, Pemkab Lumajang masih hatus menunggu kurang lebih 2 minggu untuk mengetahui hasilnya.

Namun, sekarang Pemkab Lumajang sudah bisa melakukan Tes Swab secara mandiri. Pasalnya, saat ini Pemkab Lumajang sudah memiliki tiga mesin Tes Cepat Molekuler (TCM) dilengkapi dengan sejumlah Cartridge. Dengan demikian, dibutuhkan hanya sekitar 2 jam saja untuk mengetahui pasien yang bersangkutan negatif atau positif Covid-19.

"Pemeriksaan pada TCM dilakukan menggunakan dahak dengan amplifikasi asam nukleat berbasis cartridge. Tes ini akan mengidentifikasi RNA (ribonucleic acid) pada Covid-19 pada mesin yang menggunakan cartridge kusus yang bisa mendeteksi virus tersebut," kata bupati, saat meninjau TCM di RSUD dr Haryoto Lumajang (1/6).

Cak Thoriq, sapaan akbarnya, menambahkan, dengan dimikian pihaknya bisa melakukan Tes Swab secara mandiri dan tidak perlu memakan banyak waktu. Hasil tes TCM sama dengan hasil Tes Swab yang dilakukan di laboratorium.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lumajang, dr Bayu Wibowo IGN, menjelaskan, bahwa dalam satu alat tersebut bisa mendeteksi empat kesediaan cartridge. Pihaknya, mengaku, kala itu sudah menerima 120 buah cartridge dan sudah digunakan pada Jum'at kemarin.

"Dalam waktu 2 jam, TCM bisa mendeteksi 4 kesediaan cartridge secara bersamaan yang sudah ada Swab. Kemarin sudah digunakan, sekarang masih tersedia 90 buah," jelas Kadinkes Lumajang.

Pewarta : Tofik
Editor : NDY

0 Response to "Tes Swab, Kini Lumajang Hanya Butuh 2 Jam"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel