Ciderai Demokrasi, Aliansi : Bawaslu Tak Serius Tangani Kasus Dugaan Pelanggaran Pilkada

Aliansi Pengawal Demokrasi Datangi
Kantor Bawaslu Pacitan

CAKRAWALADESA.COM, Pacitan - Sebagai tindak lanjut kasus dugaan pelanggaran selama proses tahapan pilkada tahun 2020, Aliansi Pengawal Demokrasi Pacitan melakukan audiensi dengan Bawaslu, pada Senin, (06/04). Ini sebagai salah satu bentuk peran serta masyarakat dalam mengawal berjalan suatu demokrasi, sehingga dapat berjalan sesuai amanah Undang-Undang.

Ketua Aliansi, Muhamad Tonis Dzikrullah, mengepresiasi kinerja Bawaslu Pacitan yang selama ini telah sigap menangani beberapa temuan pelanggaran. Namun demikian, mereka menilai masih terdapat beberapa pelanggaran yang selesai begitu saja tanpa penjelasan secara terbuka ke publik.

"Padahal Bawaslu wajib memberikan jaminan kepada publik untuk mendapatkan informasi sebagaimana yang tertuang dalam pasal 2 dan pasal 3 UU nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik," papar Tonis, yang juga merupakan pengurus GMNI Pacitan.

Audiensi : Tetap Terlaksana dengan
Memperhatikan Social Distancing

Sementara itu, Sekretaris Aliansi, menyampaikan, dalam menangani kasus ini, Bawaslu Pacitan kurang serius. Pasalnya, masih banyak kasus yang hilang tanpa ada perkembangan selanjutnya. Selain itu, kasus dugaan pelanggaran disiplin dan netralitas ASN yang sempat menghebohkan Kabupaten Pacitan, kini juga lenyap tidak ada kabar.

"Ini bukti ketidak seriusan Bawaslu dalam menegakkan demokrasi," ujar Syahri, yang juga merupakan Ketua PMII Pacitan.

Melihat kinerja Bawaslu demikian, Tonis mendesak dan meminta salinan data hasil kajian dugaan pelanggaran tersebut. "Dengan merujuk pada beberapa undang-undang yang ada terkait keterbukaan informasi publik, kami meminta Bawaslu Pacitan memberikan salinan dokumen hasil kajian dugaan pelanggaran," selorohnya.

Namun, pihak Bawaslu tidak memenuhi apa yang menjadi desakan mereka. Bawaslu Pacitan berkeputusan bahwa tidak semua informasi bisa dijadikan konsumsi publik.

"Perjuangan belum selesai, kami akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengawal permaslahan ini," pungkas Tonis.

Sekedar informasi, Aliansi Pengawal Demokrasi Pacitan merupakan gabungan dari beberapa Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kabupaten Pacitan yang terdiri dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pemuda Muhammadiyah, Pacitan Institute, serta Intelektual Cendekia Pacitan (ICP)

Pewarta : Triyono
Editor : NDY

1 Response to "Ciderai Demokrasi, Aliansi : Bawaslu Tak Serius Tangani Kasus Dugaan Pelanggaran Pilkada"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel