Kecamatan Sumbersuko Awali Program Gempita Sisda dari Dana Desa


Oleh : Moh. Umar

Lumajang - Kecamatan Sumbersuko mengawali realisasi Gerakan Membangun Pendidikan Kesetaraan Berbasis Desa (Gempita Sisda) di Lumajang.

Pada Sabtu malam (5/10) bertempat di pendopo Kecamatan Sumbersuko, Pembukaan Program Gempita Sisda tahum ajaran 2019/2020 dihadiri Camat, Dinas Pendidikan, dan Tutor Program, PKBM serta Pemdamping Desa.

Menurut Camat Sumbersuko, Drs. Mattali Bilogo, S.Sos menyampaikan bahwa undangan malam ini terdiri dari Kasi Kesra, Plt. Kades, Sekdes se Kecamatan Sumbersuko juga warga belajar.

"Semua elemen yang berkaitan dengan suksesi kegiatan kami hadirkan, baik dari Dinas Pendidikan, Tutor pengajar, unsur pemerintah desa dan warga belajar dengan harapan program ini berjalan lancar" ujarnya

"Saya sampaikan terimakasih pada Pemerintah Desa yang telah mengalokasikan anggaran Dana Desa untuk program ini dan telah meralisasikannya" imbuh Mattali

Mattali juga menjelaskan bahwa program Gempita Sisda sama halnya dengan dengan pendidikan kesetaraan yang ditempuh selama 6 semester, tapi untuk tahun ini desa menggarkan hanya 1 semester.

"Tahun ini desa hanya menganggarkan 1 semester, tapi untuk tahun 2020 sudah untuk 2 semester dan terus dilanjutkan selama masih ada warga yang mau bersekolah" jelasnya.

Berdasar laporan koordinator program, Didik menyampaikan bahwa Gempita Sisda dilatar belakangi rendahnya IPM (Indek Pembangunan Manusia) Kabupaten Lumajang yang berada pada posisi 36 dari 38 Kabupaten di Jawa Timur.

"Saat ini IPM Lumajang berada pada posisi ke tiga terendah di Jatim, dan ini menjadi motivasi kita bersama untuk berusaha memperbaiki posisi IPM Lumajang" ujar Didik.



"Untuk sementara, warga belajar yang masuk ke data kami sejumlah 158, yang terdiri dari 47 warga paket B dan 111 warga paket C" jelasnya

Pendamping Desa Kecamatan Sumbersuko, Moh. Umar mengatakan bahwa saat ini Dana Desa masih rendah porsinya dalam pemanfaatan di bidang Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat (Pendidikan dan Kesehatan)

"Dalam pelaksanaan tugas pendampingan, maka menjadi sebuah kewajiban kami untuk memfasilitasi desa dalam mendorong optimalisasi penggunaan Dana Desa bagi Pembangunan Sumber Daya Manusia yang tertuang dalam Permen Desa Nomer 11 tahun 2019 tetang Prioritas Penggunaan Dana Desa 2020" ujarnya

"Untuk pelaksanaan Gempita Sisda, saat ini meliputi Desa Sumbersuko, Kebonsari, Grati, Labruk Kidul, Mojosari, Purwosono, dan Petahunan" Lanjut Umar.

Masrufin, selaku perwakilan Kepala Dinas Pendidikan menjelaskan bahwa Gempita Sisda adalah gerakan yang bertujuan untuk memberikan layanan pendidikan bagi warga masyarakat yang tidak berkesempatan mengeyam pendidikan formal.

Sasarannya adalah masyarakat usia 25 tahun, yang belum berkesempatan bersekolah formal dengan menggunakan kurikulum terpadu (pengetahuan dan keterampilan).

0 Response to "Kecamatan Sumbersuko Awali Program Gempita Sisda dari Dana Desa"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel