Arsal: Pemerintah Desa Jangan Lindungi Pemilik Motor Bodong



Lumajang - Salah satu faktor pendukug tindak krimanal pembegalan dan pencurian kendaraan bermotor (Ranmor) disebabkan karena masih tingginya minat masyarakat menggunakan  motor bodong. 

Dalam beberapa kali operasi Tim Cobra diwilayah yang disinyalir penggunaan sepeda motor bodongnya tinggi masih ada saja oknum aparatur desa yang memberikan perlindungan.

Hal tersebut diungkap Kapolres Lumajang AKBP. DR. M. Arsal Sahban di Masjid Nurul Iman Desa Ranuwurung Raduagung setelah melaksanakan Sholat Jama'ah Jum'at (11/10).

Menurut Arsal, jangan hanya tergiur dengan harga murah, tidak dibenarkan dengan alasan apapun masyarakat menggunakan sepeda bodong.

Dan masyarakat harusnya sadar bahwa dengan menggunakan sepeda bodong mereka turut andil terhadap menjamurnya tindakan pembegalan dan pencurian ranmor.

"Saya bersama Tim Cobra mencari konsep untuk menekan angka kriminalitas, salah satunya dengan membentuk Satgas Kemanan Desa pada setiap desa dengan jumlah personil 30 orang" ujar Arsal



"Dan ini sangat efektif menutup ruang gerak pelaku kriminal, dan sudah terbukti beberapa pencurian motor dan sapi berhasil di gagalkan oleh Satgas Keamanan Desa" imbuhnya.

Jika setiap desa mampu mengaktifka Satgas Keamanan Desa (SKD), Arsal berkeyakinan kondusifitas wilayah di Lumajang akan terjaga, sehingga masyarakat tidak perlu lagi takut memelihara ternak sapi untuk menopang perekonomian keluraga

"Dan saya berharap dengan SKD, akan mendorong partisipasi masyarakat untuk ikut melakukan kegiatan bersiskamling" ujarnya.

"Masyarakat juga harus mengambil peran bersama Polri untuk bersama-sama menjaga kondusifnya wilayah masing-masing" tutup Arsal.


Baca Juga : Menelan Biaya 2 Milyar, Masjid Ranuwurung Diresmikan Kapolres Lumajang.

Sebelum meninggalkan lokasi, Arsal menyerahkan bingkisan pada Ta'mir Masjid Nurul Iman sebagai ungkapan rasa syukur pada masyarakat Ranuwurung yang telah mampu membangun masjid begitu megah yang telah diresmikan oleh Arsal beberapa waktu lalu. (fwd)

0 Response to "Arsal: Pemerintah Desa Jangan Lindungi Pemilik Motor Bodong"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel