Tidak Mau Dilabel Miskin, 94 Penerima PKH Desa Kalidilem Mundur




Lumajang - Meski menuai pro kontra, Lebelisasi Keluarga Miskin penerima bantuan Program Kluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Randuagung terus berjalan, Senin (20/1) Desa Kalidilem menjadi sasaran lebelisasi.

Menurut Pendamping PKH Desa Kalidilem, Septin Wulandari menyampaikan dari 464 penerima, yang mengajukan pengunduran diri sebanyak 94 penerima

"Sejak kami sosialisasikan untuk dilakukan lebelisasi, sudah 94 penerima mengajukan pernyataan untuk mundur dari pemerima bantuan" ujarnya

"Proses lebelisasi kami mulai dari dusun Krajan dengan didampingi oleh Forkompimka Randuagung" imbuh Septin

Dan ini nanti akan kami lanjutkan hingga seluruh rumah penerima bantuan berhasil kami lebelisasi" imbuhnya.

Rohima, salah satu penerima batuan PKH yang juga menjadi ketua kelompok mengaku mundur karena malu.



"Sebenarnya saya masih sangat membutuhkan, tapi kami 9 orang dari 25 orang di kelompok saya menyatakan mundur karena malu rumah kami di label keluarga miskin" terangnya

 "Tapi masih ada juga yang menurut saya lebih mampu secara ekonomi tapi tidak malu rumahnya di cat keluarga miskin  demi mengharap bantuan" ujarnya

Dari 5 kelompok di dusun Krajan, kesemua ketua kelompok menyatakan diri mundur dari program ini.

Sedangkan Camat Randuagung, Kutum Hadi Kasian, SH memaparkan bahwa proses lebelisasi ini bertujuan memberikan kesadaran bagi yang sudah mampu untuk memgundurkan diri.

"Paling tidak ini memberikan efek jera bagi yang sudah mampu untuk tidak lanjut diprogram ini dengan cara mengundurkan diri" ujarnya

Baca Juga : Marhenisme dan Kelangkaan Pupuk Subsidi

"Berikutnya dengan lebelisasi juga sekaligus sebagai media validasi data penerima bantuan agar lebih tepat sasaran" tutupnya.

0 Response to "Tidak Mau Dilabel Miskin, 94 Penerima PKH Desa Kalidilem Mundur"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel