AWAS!! Ada Tim Codot, Pemburu Jalan Berlobang Desa Klanting



Oleh: Fawaid Jazuli

Jika di Lumajang ada Tim Cobra Pemburu Begal, tapi di Desa Klanting Kecamatan Sukodono ada Tim Codot si Pemburu jalan berlobang.

Tidak salah ungkapan tersebut, karena faktanya kelompok yang menamakan diri Tim Codot mencari jalan berlubang yang sering membahayakan pengguna jalan khususnya dimalam hari.

Menurut salah satu anggota Tim Codot, Galih mengatakan bahwa lahirnya kelompok yang diisi beberapa pemuda ini didasari keperihatinan akan banyaknya jalanan berlobang yang mengakibatkan kecelakaan pengguna jalan.

"Kita pemuda desa Klanting merasa iba karena sering ada warga desa atau dari luar desa yang sering hampir atau jatuh akibat jalan berlubang" ujar Galih.

"Meskipun anggota kami saat ini sekiar 20 orang tapi sudah  beberapa ruas jalan yang berlobang sudah kami tambal dan Alhamdulillah mendapat respon positif dari warga" tuturnya.

Sampai saat ini Tim Codot memang tidak terstruktur karena menganggap bahwa semua anggota berkedudukan sama sebagai relawan dalam satu visi.



Sedangkan nama Tim Codot diambil dari filosofi hewan "Codot" (Kelelawar Pemakan Buah) yang bekerja pada malam hari sebagai mana kerja Tim menambal jalan berlubang pada malam hari juga.

"Tim Codot sudah terbentuk kira-kira dua bulan lalu, yang beranggotakan 4 orang, yatu saya, Dori, Mahmudi dan Luthfi" tutur Galih.

"Dan setalah kita melakukan beberapa aksi menambal jalan, banyak pemuda yang mulai ingin bergabung hingga sekarang mencapai 20 orang" lanjut galih.

Untuk material dan peralatan seperti semen, pasir dan kerikil diperoleh dari swadaya masyarakat dan anggota.

Juga tidak kalah penting dukungan dari H. Yoko sosok tokoh masyarakat desa Klanting yang selalu memberikan semangat dan inspirasi.

"Saat ini, gerakan menutup jalan berlobang kita fokuskan di desa Klanting dulu, dan semoga kedepannya banyak Tim Codot dari desa lain dengan gerakan serupa" ujar Galih

"Jadi itu cara kita mengkritisi pemerintah dengan aksi nyata yang bermanfaat tidak perlu demonstrasi atau hujatan yang tidak bermanfaat" tutupnya.

Tim Codot juga bersepakat bahwa kesadaran diri itu lebih penting, karena desa bukan milik pemerintah saja, tapi juga milik masyarakatnya, jadi semua berhak saling menjaga.

Galih juga mengungkapkan bahwa kegiatan Tim Codot tidak hanya menutup jalan, tapi juga gerakan membersihkan masjid setiap malam kamis.

0 Response to "AWAS!! Ada Tim Codot, Pemburu Jalan Berlobang Desa Klanting"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel